Daging Ayam Frozen lebih baik dari daging ayam segar? Simak Penjelasannya

Salah satu teknik pengawetan daging ayam adalah dengan cara proses pembekuan daging, produknya lebih dikenal dengan istilah daging ayam frozen. Konsumen saat ini banyak yang menyangka ayam frozen dinilai rendah kualitasnya karena ayam sudah disimpan dalam waktu relatif lama, sehingga konsumen lebih memilih ayam segar. Pada dasarnya pembekuan daging ayam ini justru berfungsi untuk mengawetkan daging dengan menjagakualitas nutrisi yang dikandungnya.

Konsumen saat ini cenderung lebih memilih daging ayam yang masih segar dengan anggapan kualitasnya lebih baik karena ayam baru dipotong. Daging ayam segar yang dibiarkan diudara terbuka akan lebih rentan tercemar oleh cemaran mikroorganisme, maka pembekuan ini dapat meminimalisis terjadinya cemaran. Hal ni sesuai dengan kutipan pada buletin peternakan yang diterbitkan pada agustus 2010 yang menyatakan bahwa sumber kontaminasi mikroorganisme dapat diminimalkan dengan tindakan higienis, sanitasi, refrigerasi yang baik dan penanganan yang tepat.
Berikut beberapa kelebihan Daging ayam Frozen

  1. Awet Tanpa Bahan Pengawet
Dengan proses pembekuan daging, maka mikroorganisme cemaran yang terdapat dalam daging tidak akan bekerja atau dalam kondisi dorman. Saat kondisi dorman mikroorganisme tidak dapat merusak kualitas daging ayam. Sehingga daging ayam frozen bisa awet tanpa pengawet.
  1. Kandungan nutrisi tetap terjaga
Dalam kondisi dingin mikroorganisme tidak akan mampu merombak nutrisi daging ayam sehingga kualitas daging tetap terjaga. Menurut ahli Gizi Universitas Gadjahmada (UGM), Dr Ir Edi Suryanto, Semua daging hewan yang sudah dipotong dan tidak terkecuali ayam, dagingnya harus dipertahankan dengan rantai dingin, di bawah empat derajat celcius.
  1. Dengan thawing yang tetap, tekstur daging tetap terjaga
Salah satu kunci bertahannya kualitas daging ayam frozen adalah dengan melakuan thawing yang benar. Dilansir dari /Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, metode thawing dengan refrigerator pada suhu 3-5 C dapat mempertahankan kadar protein pada kondisi stabil. Metode thawing dengan udara luar lebih efektif karena mempunyai daging yang lebih empuk dibanding metode thawing lain. Kadar air terbesar dan pH terendah diperoleh pada daging yang dithawing dengan air hangat. Sedangkan metode thawing dengan air mengalir memberikan prosentase susut masak yang paling rendah daripada metode thawing lainnya.

Beberapa kelebihan daging ayam frozen tersebut seharunya sudah mampu merubah paradigma kita bahwa ayam frozen lebih baik jika dibanding daging ayam segar. Hal tersebut bukan berarti daging ayam segar tidak baik, selama kebersihan daging dapat dijaga degan baik maka dan terhindar dari cemaran maka daging layak untuk dikonsumsi.

Sumber:
Buletin Peternakan Vol. 34(3):178-185, Oktober 2010
http://www.majalahinfovet.com

Lihat Produk dari Kami

Leave your thought