Cara termudah dan praktis membuat desinfektan sendiri

09 Apr

Desinfektan didefinisikan sebagai bahan kimia atau pengaruh fisika yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran jasad renik seperti bakteri dan virus, juga untuk membunuh atau menurunkan jumlah mikroorganisme atau kuman penyakit lainnya. Sedangkan antiseptik didefinisikan sebagai bahan kimia yang dapat menghambat atau membunuh pertumbuhan jasad renik seperti bakteri, jamur dan lain-lain pada jaringan hidup. Bahan desinfektan dapat digunakan untuk proses desinfeksi tangan, lantai, ruangan, peralatan dan pakaian.

Bahan kimia tertentu merupakan zat aktif dalam proses desinfeksi dan sangat menentukan efektivitas dan fungsi serta target mikroorganime yang akan dimatikan. Dalam proses desinfeksi sebenarnya dikenal dua cara, cara fisik (pemanasan) dan cara kimia (penambahan bahan kimia). Dalam tulisan ini hanya difokuskan kepada cara kimia, khususnya jenis-jenis bahan kimia yang digunakan serta aplikasinya.

Lalu Bagaimana cara termudah untuk membuat desinfektan? Berikut cara membuat desinfektan sendiri

Siapkan Bahan Berikut:

1. Karbol Wangi

Karbol wangi memiliki kandungan NaOH, Arpus, Minyak Pinus dan Air yang berfungsi sebagai bahan desinfektan dan atiseptic yang cocok untuk pembersih lantai sekaligus pembunuh kuman , baktter, dan jamur sehingga terhindar dari penyakit. Selain untuk membunuh kuman karol juga bisa mengatasai bau yang sangat mengganggu dan membandel. Jadi karbol wangi berasal dari pohon pinus yang disuling dan menghasilkan minyak pinus serta residunya dinamakan arpus. Karbol wangi biasanya banyak digunakan di rumah sakit, klinik, mall, toilet umum, dan di rumah terutama di toilet yang sering banyak kuman.

2. Pemutih

Pemutih merupakan produk serbaguna yang sangat berguna untuk di rumah, rumah sakit, lab sains. Pemutih adalah bahan pembunuh kuman juga bisa memutihkan dan menghilangkan noda pada pakaian . Kandungan yang terdapat pada pemutih adalah natrium hipoklorit, dan NaOCI (Rumusnya juga ditulis sebagai NaClO.) Natrium hipoklorit yang dilarutkan dalam air kadang-kadang dikenal sebagai pemutih klorin. Ini menghancurkan berbagai bakteri, alga, jamur, dan virus. Cara kerja pemutih yaitu natrium hipoklorit bereaksi dengan protein dalam mikroba, mendenaturasi, atau mengubah bentuknya.
Protein dibuat dari satu atau lebih rantai asam amino. Setiap rantai dipelintir dan dilipat menjadi bentuk yang spesifik. Jika bentuknya berubah, protein tidak bisa lagi melakukan tugasnya.
Asam hypochlorous yang terbentuk saat natrium hipoklorit bereaksi dengan air menyebabkan protein mikroba menjadi denatur dan kemudian mengumpul bersamaan, membentuk massa non-fungsi. Sehingga ini bisa membunuh mikroba.

3. Pembersih Lantai

Pembersih lantai juga memiliki kandungan yang dapat membunuh kuman, daan biasanya pembersih lantai mempunyai aroma wangi yang enak jika dihirup,  dan pembersih lantai juga dapat digunakan untuk ruang tamu, dapur, toilet yang membutuhkan kadar wangi yang tinggi

Caranya dengan campurkan 2 sendok pemutih, 4 sendok pembersih lantai, 4 sendok karbol wangi kedalam air sebanyak 10 liter, lalu aduk – aduk dan desinfektan siap digunakan.

Bagaimana? cukup mudah bukan? membuat desinfektan sendiri di rumah, semoga anda bisa mencobanya dirumah ya.., semoga bermanfaat..

 

 

 

Sumber :

https://sulaiman-analis.blogspot.com/2013/07/pengertian-desinfektan.html
https://sainskimia.com/ilmu-kimia-di-balik-pemutih/

Leave your thought